Showing posts with label KUMPULAN PUISI. Show all posts
Showing posts with label KUMPULAN PUISI. Show all posts

Mawar Merah Buat Muridku

Senja kita pasti berakhir di tempat yang sama
Bergandengan tangan di tanah lapang
Memuji Tuhan karena kita bisa merangkai bunga
Dari tetes-tetes ilmu yang kita ranam dalam dahaga
Kuhargai usahamu sepenuh hati, buah mataku
Kubentangkan samudera pengertian, buah hatiku
Kuukir sedikit demi sedikit untukku dan untukmu
Di atas papan hidup yang kian keras membatu
Aku, kamu, dan bangku-bangku yang kian tua
Tak pernah menyerah belajar untuk hidup dan tak pasrah
Kita buka pintu hati karena kita tahu sesuatu
Kita buka pintu jiwa karena kau adalah bagian dariku
Di kelas ini kita teman, kita saudara
Keluhmu bisa kau bagi tanpa ada batas untukku beriba
Kau anak dari sungai yang bermuara pada masa depan
Maka wajar, padamu hidup kucurahkan
Sambutlah uluran tanganku bila kau mulai terjatuh
Kita bisa berdiri,.....
Kita pasti berdiri,....
Kita harus berdiri,...
Ketika kau beranjak menyongsong kaki langit
Tak terhitung harga bangga untukmu yang bangkit
Kami mencintaimu,......... selalu,.........
Ketika kau terbangun dari puing reruntuhan zaman
Tataplah mawar merah kita terhampar di taman
Kami membanggakanmu,.......... selalu,......
Ketika kau bisikan kau ingin memeluk Tuhan
Pejamkan matamu dan rasakan belaian iman
Kami mendoakanmu,..... selalu,....
Selayaknya hati kecil kita melaksanakan tugasnya sebagai nurani
Aku atau kamu yang terpuruk tetap boleh berbicara tentang hati

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat Sore Teman

Masih ingatkah kamu sama aku
Masih adakah kenangan dulu di pigura tuamu
Aku masih seperti dulu,...........
Masih mungkin untuk membuat sakit hatimu

Selamat sore temanku yang manis
Teman,.... sudahkah kau lupakan sakitmu
Dan boleh kita bermain lagi di teras kecil kita
Bercanda dan membahas segala yang kita ada

Selamat sore temanku yang baik
“Teman” mungkin bukan sapaan yang kau suka
Bisa membuatmu tersentuh dan ingat tentang aku
Yang sempat memberi rangkaian bunga buat hatimu

Selamat sore temanku yang ramah
Bila tak kau bakar, kau terbakar oleh hadirku
Dan nanti kau menangis lagi di teras kecil kita
Marah dan memaki dunia yang kita suka

Selamat sore temanku yang manja
Kita berjanji untuk saling menjaga
Bisa membuat kau ingat pada suatu makna
Bahwa yang terindah adalah persahabatan yang setia

Selamat tinggal temanku
Tak berguna kutemani harumu
Bisa membuatmu tambah sakit dan sakit
Lalu mati karena keinginanmu

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
 
Blog Design by Ammupappa